you are my coffee
tanpa kau tinggalkanpun kini aku sudah kehilangan sosok yang mampu menenangkanku...
kini kutersadar kau bukan yang dulu lagi...
dan kita tidak lagi menjadi saling melengkapi
tidak lagi saling butuh
tidak lagi saling membantu
tidak lagi saling memberi
layaknya dulu
hembus nafas ada yang berat
menjalani dan bertahan memang tak mudah
jika kupikir di hubungan ini ada yang salah
masih bisakah kita duduk berdua dan bicara ?
haruskah aku katakan KAU TELAH BERUBAH
aku tak apa kau berubah
tapi tidak untuk tidak mengerti
tidak untuk tidak berlaku
jika hanya kata semua orangpun kupikir bisa
lakukan... itu yang lebih baik
memang perlu kata-katamu
tapi tidak selamanya jika tak ada yang diperbuat...
kau memang tidak berjanji, aku yang terlalu banyak berharap !
tanpa kau tinggalkanpun kini aku sudah kehilangan sosok yang mampu menenangkanku...
kini kutersadar kau bukan yang dulu lagi...
dan kita tidak lagi menjadi saling melengkapi
tidak lagi saling butuh
tidak lagi saling membantu
tidak lagi saling memberi
layaknya dulu
hembus nafas ada yang berat
menjalani dan bertahan memang tak mudah
jika kupikir di hubungan ini ada yang salah
masih bisakah kita duduk berdua dan bicara ?
haruskah aku katakan KAU TELAH BERUBAH
aku tak apa kau berubah
tapi tidak untuk tidak mengerti
tidak untuk tidak berlaku
jika hanya kata semua orangpun kupikir bisa
lakukan... itu yang lebih baik
memang perlu kata-katamu
tapi tidak selamanya jika tak ada yang diperbuat...
kau memang tidak berjanji, aku yang terlalu banyak berharap !
2 komentar:
Semua berubah menuju kedewasaan. Semua berubah menuju kebaikan.
Kebaikan siapa kita tak tau. Bila mencintai adalah membebaskan, masihkah kita perlu untuk menangisi? Masa yang lewat dan bau apak kenangan selalu saja jadi hantu.
Andai seseorang bisa membakar nama-nama dan kejadian dalam ingatan. Apa bunuh diri jadi punya arti?
Nyambung persaudaraan sobat blogger.
@Citra D. Vresti Trisna
nice words :)
makasih atas kunjungannya ^^
Posting Komentar